Hari Ini

MACAM-MACAM PISTON & PENGERTIAN DARI OFFSET ENGINE

Updated at: 9:48 AM. Under Category: Mesin

Sekarang saya akan mengetengahkan macam - macam jenis piston. Banyak sekali jenis piston yang beredar di pasaran otomotif, dan hampir setiap merk kendaraan menggunakan jenis piston yang berbeda - beda. Namun semua perbedaan itu dilakukan dalam mencapai kemampuan mesin yang maksimal dari setiap produk kendaraan yang dibuat oleh para produsen kendaraan tersebut.Dari beragamnya jenis - jenis piston yang beredar di pasaran otomotif , kita dapat membaginya menjadi 4 macam jenis piston. Berikut ini akan saya sebutkan macam - macam jenis piston tersebut dan penjelasannya:

1. Split piston
Pada piston tipe ini terdapat alur dibagian luar yang segaris dengan lubang pin piston. Biasanya alurnya berbentuk setengah bulat atau model U .

2. Slipper piston
Piston  tipe ini memiliki coakan pada bagian bawah badan piston. Adapun tujuan pembuatan coakan ini adalah untuk memperendek langkah piston sehingga dapat dihasilkan mesin dengan perbandingan kompresi yang tinggi serta dengan ketinggian mesin yang lebih pendek.

3. Authothermic piston 
Pada piston ini terdapat sebuah kawat baja yang berupa ring, yang mana kawat ini berfungsi untuk menyerap panas  pada bagian kepala piston, sehingga pemuaian yang berlebihan pada piston  dapat dihindari.


4. Oval piston 
Piston jenis ini memiliki bentuk oval , sehingga ketika mesin telah hidup dan panas mesin sudah mulai mencapai suhu kerja, maka piston ini akan mengalami perubahan sehingga menjadi bulat benar. Pembuatan bagian oval ini lah yang akan menyerap panas di piston agar tidak terjadi pemuaian piston yang berlebihan sehingga piston dapat terkancing atau menggesek dinding silinder blok.





Offset Engine

Pastinya Anda baru mendengar istilah ini, memang sangat jarang orang mengetahui hal ini. Ini adalah rahasia dari sebuah piston yang tidak diketahui oleh semua orang. Piston yang nampaknya sangat sederhana, namun menyimpan sebuah rahasia besar. He he he .. Jadi seperti cerita dongeng aja ya ? . Oke , sebenarnya apa sih offset engine ? Yang dimaksud dengan offset engine adalah sebuah kedudukan lubang pin piston yang sebenarnya tidak tepat pada garis tengah diameter piston. Dalam pembuatan piston , letak pembuatan pin piston sengaja dibuat tidak tepat pada garis tengah diameter piston. Adapun tujuannya atau alasannya agar piston tidak menggesek satu sisinya pada  dinding silinder. Bila lubang pin piston dibuat segaris dengan garis tengah piston maka satu sisi piston akan menggesek pada dinding silindernya.

Untuk lebih memudahkan anda dalam memahami penjelasan di atas, cobalah Anda lakukan percobaan berikut ini! Siapkan alat - alat dibawah ini terlebih dahulu! Yang kita butuhkan adalah sebuah pulpen atau pensil dan seutas tali ( yang berdiameter kecil ) lebih baik menggunakan benang jahit. Kemudian pasangkan benang jahit dengan cara mengikatnya ke pulpen atau pensil tersebut, letak simpul ikatan itu harus ditengah - tengah. Lalu letakkan pulpen itu di meja yang rata dan pegang ujung benang jahit yang satunya dengan tangan Anda. Mula - mula Anda tariklah benang jahit itu secara mendatar, sehingga pulpen atau pensil itu menggelinding di atas meja. Arah penarikan pertama - tama adalah 90 derajat terhadap pulpen atau pensil tersebut, namun tetap secara mendatar penarikkan benangnya. Perhatikanlah arah penggilindingan pulpen atau pensil tersebut, pastilah arah penggelindingan pulpen atau pensil itu adalah lurus. Kemudian tariklah benang jahit itu dengan arah miring terhadap pulpen. pensil tersebut tapi tetap secara mendatar, dan perhatikanlah arah penggelinding pulpen/ pensil tersebut. Pastilah pulpen/ pensil tersebut akan menggelinding dengan arah yang miring pula.

Seperti itulah yang terjadi pada piston jika lubang pin piston dibuat tepat ditengah diameter piston. Karena pergerakkan stang seher dalam silinder blok adalah miring terhadap piston, baik sewaktu mendorong piston ke atas maupun sewaktu terdorong piston serta menarik piston ke bawah. Stang seher mendorong piston sewaktu langkah kompresi dan langkah buang. Sementara stang seher menarik piston sewaktu ke bawah , waktu langkah hisap. Sedangkan piston mendorong stang seher pada saat langkah usaha , karena adanya gaya dari ledakan pembakaran campuran bensin dan udara.

Kembali lagi pada percobaan kita! Lalu bagaimana caranya agar sewaktu menarik pulpen atau pensil tersebut arah penggelindingan pulpen / pensil tersebut tetap lurus mendatar? Caranya adalah dengan membuat pensil atau pulpen tersebut adalah dengan membuat ikatan simpul itu tidak tepat tengah, yaitu ke arah posisi miringnya benang jahit. Kemudian tariklah secara miring dan lihatlah arah penggelindingan pulpen/ pensil tersebut. Pastinya arah penggelindingan pulpen atau pensil tersebut akan menjadi lurus.
Demikianlah alasannya , maka pembuatan lubang pin piston tidak dibuat tepat pada garis tengah diameter piston. Oleh karena itu maka pada piston terdapat arah tanda pemasangan piston berupa tanda panah. Dan bila tanda pemasangan ini terbalik , maka piston akan menggesek ke dinding silinder pada satu sisinya. Semoga penjelasan ini dapat membantu Anda dalam mendalami pengetahun tentang piston dan pengertian dari offset engine


Mengenal Piston Lebih dalam

Piston adalah komponen mesin yang membentuk ruang bakar bersama - sama dengan silinder blok dan silinder head. Piston jugalah yang melakukan gerakan naik turun untuk melakukan siklus kerja mesin, serta piston harus mampu meneruskan tenaga hasil pembakaran ke crankshaft. Jadi dapat kita lihat bahwa piston memiliki fungsi yang sangat penting dalam melakukan siklus kerja mesin dan dalam menghasilkan tenaga pembakaran. Untuknya maka piston harus memiliki syarat - syarat sebagai berikut:
  • Ringan, agar mudah bagi mesin dalam mencapai putaran tinggi. Jika konstruksi piston terlalu berat , maka sulit bagi mesin untuk mencapai putaran tinggi, sehingga akselerasi sepeda motor atau mobil menjadi sangat lambat.. Atau bahasa mudahnya, sepeda motor atau mobil lambat untuk cepat mencapai kecepatan tinggi walau gas sudah ditarik.
  • Tahan terhadap tekanan ledakan karena hasil pembakaran. Pada saat langkah usaha , bensin dan udara terbakar oleh percikan bunga api listrik dari busi. Hasil pembakaran ini akan menimbulkan ledakan dan tekanan yang sangat kuat di dalam ruang bakar, tak terkecuali piston menerima ledakan dan tekanan dari hasil pembakaran tersebut.. Karenanya selain piston harus ringan tapi piston juga harus kuat dalam menahan ledakan dan tekanan hasil pembakaran untuk diteruskan menggerakkan poros engkol. 
  • Tahan terhadap pemuaian. Pembakaran campuran bensin dan udara dalam ruang bakar akan menimbulkan panas, suhu di daerah ruang bakar akan naik sangat tinggi. Seperti telah kita ketahui bahwa dengan naiknya suhu , maka logam akan mengalami perubahan bentuk atau memuai. Piston yang terbuat dari logam - logam khusus pun akan mengalami pemuiaan yang tidak sedikit. Jika pemuaian yang dialami piston berlebihan maka akan membuat piston terkunci atau ngancing ke dinding silinder blok, sehingga piston akan berhenti bekerja naik turun dalam silinder , sehingga bisa dikatakan bahwa mesin telah mati dengan berhentinya piston dalam melakukan gerakan naik turun. 
Dari sini kita dapat simpulkan bahwa dalam pembuatan piston memerlukan perhitungan dan perencanaan yang cermat, karenanya tidak sewajarlahnya kita melakukan perubahan atau modifikasi yang berlebihan pada piston. Semoga dengan artikel ini , Anda jadi tau harus bagaimana memperlakukan dan menggunakan sepeda motor dan mobil Anda sendiri.

Tulis Komentar Kamu Disini:

3 Komentar untuk "MACAM-MACAM PISTON & PENGERTIAN DARI OFFSET ENGINE"
riano trijayasaid...
January 3, 2013 at 4:40 AM

Wah sangat bermanfaat !


Satria Utama Purbasaid...
June 11, 2013 at 10:22 AM

jenis-jenis piston diatas, referensinya dari mana ya gan?
butuh banget gan..


mesin unclesaid...
September 28, 2013 at 9:57 AM

saya udah lihat piston truk colt diesel,ukurannya segede topless,maklum 4.0 liter,di ujung nya seperti kerucut,saya rasa gunanya mungkin untuk pengabutan.


Post a Comment